Apakah Kencan Anda Sukses (atau Mentok)?

Posted: May 25, 2010 in About Him, Article
Tags: , , , , , , , , ,


“Carilah atau ajaklah Wanita Idaman Anda untuk kencan di tempat yang unik dan berbeda!”

Pernahkah Anda mendengar kalimat di atas?
Pernahkah Anda melakukan hal tersebut?
Lalu, bagaimana hasilnya?
Apakah bagus dan sang wanita idaman semakin jatuh cinta dan mengejar-ngejar Anda?

Kalau iya, selamat! Anda tidak harus membaca artikel kali ini sampai bawah, cukup close dan buka Google untuk mencari tempat Dating yang unik dan berbeda.

Kalau tidak?
Bagaimana kalau Anda sudah membawanya ke tempat yang luar biasa unik dan asyik?
Bagaimana kalau Anda sudah menghabiskan energi untuk bertanya pada teman-teman seperjuangan Anda?
Bagaimana kalau Anda sudah menghabiskan waktu untuk observasi tempat-tempat Dating yang keren?
Bagaimana kalau semua yang Anda lakukan dalam hal berkaitan dengan tempat Dating, tapi hasilnya masih nol besar?

Maka saya yakin kalau Anda layak untuk membaca artikel yang cukup singkat dari saya kali ini.

Seberapapun hebatnya Anda, pasti dalam hidup Anda pernah berkencan dengan wanita dimana kencan Anda berantakan dan tidak menghasilkan kencan kedua atau bahkan sang wanita tidak merespon Anda seperti sebelum kencan.

Saya pernah mengalaminya.

Apa sebabnya?
Bagaimana penanggulangannya?
Trus, kalo dating yang bener gimana?

Ok, saya akan bahas satu persatu.

Saya banyak mendapat curhatan dan melihat sendiri tentang kualitas dating para pria di lingkungan saya, terutama di Jogja. Beberapa dari mereka memang sudah bisa menjalin hubungan yang Mutualisme dengan sang wanita, tapi ada juga yang masih terseok-seok.

Ketika saya analisa dan beri masukan kepada teman saya yang masih kacau dan dia melakukan apa yang saya sarankan, maka secara tidak dia sadari kualitas datingnya semakin mantab.

Tentu bukan bantuan dari Ki Joko Bodo.
πŸ™‚

Apa yang menyebabkan dating menjadi kurang berkesan dan berkualitas bukan ada di tempat datingnya, tapi di karakter sang pria dan vibe dari datingnya.

Saya bahas yang tentang karakter sang pria terlebih dahulu.

Kebanyakan orang yang mempelajari konsep tentang pengembangan diri hanya mementingkan luaran saja. Sebagian besar atau bahkan Anda sendiri hanya mencari tehnik singkat dan dahsyat untuk approach dan mendapatkan nomor dari sang wanita idaman saja dan inilah yang membuat Anda hanya berjalan di tempat saja karena tidak terkonsentrasi di diri sendiri dan karakter, tapi lebih banyak mempelajari tentang otak dan perilaku wanita.

Memang, ketika approach atau proses kenalan, Anda bisa terlihat hebat dan cepat dan mungkin sang wanita benar-benar tertarik pada Anda dengan memberi Anda sinyal-sinyal ketertarikan (yang sebenarnya FAKE). Setelah Anda SMS dan telepon, akhirnya Anda bisa Arrange the Date dengan sang wanita.

Anda lalu mengajaknya ke tempat yang unik dan berbeda. Anda pun berkencan dengan dia selama beberapa jam dan setelah mengantarnya pulang, Anda merasa sangat senang karena tehnik dahsyat yang Anda pelajari berhasil.

Hari berikutnya Anda mulai SMS dia lagi.

Tapi respon yang dia berikan sangatlah berbeda. Dia mulai dingin dalam membalas SMS Anda atau bahkan dia sama sekali tidak merespon SMS Anda. Anda mulai bingung dan mencari tahu apa yang terjadi dan mulai berpikiran untuk menghubungi Ki Joko Bodo. Tapi karena dia juga gagal terus di acara Take a Celebrity Out, maka Anda mengurungkan niat Anda.

Akhirnya Anda teringat kalimat yang berucap bahwa wanita bitchy tidak pantas untuk Anda dan Andapun merelakan dia pergi tanpa tahu kesalahan Anda.

Pernahkah Anda mengalaminya?

Kalau pernah, bagus!

Anda mempunyai banyak teman di luar sana, bro!

“Nyante aja bro. . .”

Itu adalah kalimat ANDALAN saya ketika memberikan Workshop tentang Karisma tempo hari dan tanpa sadar saya pakai juga di artikel ini.

Kalau memang Anda pernah, sedang atau sering mengalaminya, maka lanjutkan untuk membaca artikel ini.

Anda mungkin pernah berpikir (kalau otak Anda tidak malas), mengapa hal ini bisa terjadi pada saya? Bukankah saya sudah membawanya dating ke tempat-tempa keren yang direkomendasikan?

Memang, tempat dating mengambil peranan dalam acara dating Anda. Tapi sebentar, errr, setelah saya hitung hitung dengan Dewa Matematika, tempat dating hanya mempunyai peranan sebesar 10% atau bahkan kurang. Sisanya adalah karakter Anda, vibe atau feel dan apa yang saya sebut dengan X Factor.

Karakter yang bagaimana?

Tentu saja karakter yang benar-benar kuat. Terkadang, karakter yang Anda tunjukkan ketika Anda berkenalan dan Dating menjadi sangat berbeda. Memang, kalau dari biasa menjadi luar biasa, maka hasilnya akan berlipat ganda, tapi apabila dari luar biasa menjadi biasa atau bahkan cupu?

Anda tentu sudah tahu jawabnya bukan?

Di saat Anda berkenalan, Anda bisa menjadi orang yang fun dan ‘jago’ karena banyaknya materi yang Anda pelajari untuk berkenalan. Apalagi Anda melakukannya di hadapan teman-teman Anda! Anda akan memberi makan ego Anda yang sangat lapar akan validasi. Diperparah lagi dengan tehnik kenalan yang hanya 1 atau 2 menit saja.

Saya sangat heran, apa yang dibanggakan beberapa gelintir orang dari berkenalan dengan hasil nomor HP sang wanita hanya dalam waktu kurang dari 5 menit. Apakah Anda maniak nomor HP? Mungkin saya harus tanya seorang psikolog untuk mengetahui jenis Mental Disorder ini dan mungkin di DSM V sudah keluar jawaban dari pertanyaan saya.

Kembali kepada Anda. Ketika di saat dating, dimana Anda hanya berdua dengannya, Anda menjadi sangat (terlihat) lemah dan sok cool. Anda berusaha terlihat dewasa dan melakukan banyak hal bodoh lainnya.

Kenapa?

Karena Anda hanya berkonsentrasi pada kemampuan Anda Approach atau Kenalan saja. Tidak yang lain. Anda hanya tau bagaimana caranya number close atau bertukar nomer dalam waktu yang sangat singkat sehingga memukau sang wanita, teman-teman Anda dan diri Anda sendiri!

Menyedihkan memang ketika Anda harus sadar karena sakit yang diakibatkan oleh Ilmu Marketing yang Fishy dari orang yang mencari keuntungan belaka.

I’m feeling you, bro!

Oleh karenanya saya menulis artikel ini di sela desakan saya untuk menyelesaikan thesis saya yang sangat jarang sekali saya sentuh.

Saya tidak bisa menjelaskan semua disini karena akan sangat panjang dan melelahkan bagi Anda yang malas dan penggila Bola Naga yang ingin semua hal serba instan dan cepat. Saya hanya akan memberikannya pada orang yang memang berniat untuk mengubah dirinya dari keterpurukan dan kekejaman Romance World.

“Lalu bagaimana dengan vibe dan X-Factor bro?”
“Terus, pertanyaan kedua dan ketiga di awal artikel tadi gimana donk?”

Anda pasti akan menyangka bahwa saya akan bilang bahwa hal itu hanya ada di Workshop saja. Haha, saya akan mengetuk kepala Anda dan berkata bahwa, “Sayang sekali, Anda salah kali ini.”

Saya tidak membeberkannya disini bukan karena saya pelit, tapi hal ini akan menjadi sangat panjang dan saya bisa harus ke Google dan mengetik “Salon Pelurusan Jari yang Keriting” dan saya yakin akan sulit bagi saya untuk menemukannya.

Tapi nyante aja bro!

Anda tidak sepenuhnya salah, karena X-Factor yang saya sebutkan dan pertanyaan kedua dan ketiga memang hanya ada di Workshop saja.
πŸ˜›

Sekali lagi nyante bro!

Ketika Anda bertemu saya di dunia nyata, mungkin saya akan berbaik hati untuk membagikannya kepada Anda secara sukarela.
πŸ™‚

Mau Nyari Salon untuk Jari,

Honji MasterMind

Comments
  1. tank says:

    wah kalo yang maju ki joko bodo lampu para peserta ga bisa dimatikan semua tuh, glossy banget dong dia

  2. jartomy says:

    cowok menarik tidak perlu mencari tempat yang menarik agar ceweknya merasa tertarik . im attraction junkie ! thanks for the advice !

  3. mantap,.., says:

    kirain ada materinya bro,,.,.,.

  4. Bro says:

    Bro gw mo nanya, karakter pria seperti apakah yang berkualitas itu? Kalo bisa berikan contoh kecilnya..
    Sumpah gw g ngerti hal2 kaya’ gini, mash cupu.

  5. zoul says:

    wah, brarti ngedate bisa kapan saja di mana saja donk nji ?πŸ˜€
    Nji kalo instan date gimana yah? Trus seberapa efektif kah?

  6. Rully says:

    ah tesisku juga terbengkalai nih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s