“Direct atau Indirect?”

Posted: January 22, 2010 in Q n A
Tags: , , , ,

jol
Respon wanita
“Jadi gini, kenapa cwe yg gw hit ato approach, kadang malah responnya bagus yg cantik. Yang jelek malah seringnya reject atau bitchy banget malah.
Kenapa ya?Thx b4”
-Brain-

Sebenarnya tidak terlalu tergantung pada cantik atau jeleknya, tetapi lebih ke kadar PD atau tidaknya seorang wanita. Ketika Anda dengan keren dan percaya diri mendatangi seorang wanita(tidak PD), maka ASR-nya akan aktif. ASR (Auto Self Rejection) adalah keadaan dimana seseorang merasa terlalu jauh untuk mendapatkan sesuatu sehingga dia cenderung untuk menolaknya terlebih dahulu karena dia yakin tidak akan bisa mendapatkannya.

Dalam contoh ini, sang wanita(tidak PD) akan me-reject Anda karena dia takut untuk bersosialisasi dengan Anda dengan beberapa alasan.
1. Dia takut salah ngomong
2. Anda terlalu keren dan berani
3. Masih dalam kondisi auto-pilot
4. Shock
dan masih banyak kemungkinan lainnya.

Cara yang terbaik adalah Anda tidak terlalu memikirkan respon apapun yang dia berikan. Cukup mudah bukan?

Lalu bagaimana?

Akan sangat panjang bila saya jelaskan disini. Singkatnya, Anda coba untuk mendorong diri Anda sejauh mungkin terlebih dahulu, dan apabila memang sudah mentok, baru Anda bisa cabut.

MasterMind

Perawankah?
“Satu lagi, bedain cewek perawan dan tidak gmana ya?
Hehe, bukan prtanyaan tabu kan bro?”
-Brain-

Pertanyaan 5 Juta Dollar ini sangat sering ditanyakan pada saya. Dan saya sama sekali tidak bisa memberikan jawaban kepada Anda karena memang Anda tidak akan tahu apakah dia perawan atau tidak kalau Anda tidak mencobanya. Itupun bukan jaminan.

Saya sendiri kurang suka dengan cewek perawan, karena beberapa hal. Besok akan saya bahas perbedaannya di blog ini.

MasterMind

Direct and Indirect
“Bertanya kepada Master Mind.
Anda kalo mau nge HIT biasanya gmn ? Liat situasi dulu dan menunggu lama.
Atau langsung ajak kenalan tanpa basa – basi ?
thanks before.”
-Reza deStifler-

Ini pertanyaan yang sangat sering saya dapatkan juga. Hmm, antara 2 Metode itu, sama sekali tidak ada yang terbaik. Semua tergantung Anda dan sedikit situasi.

Maksudnya?

Begini, Indirect sangat cocok untuk awal mula perjalanan Anda. Kemungkinan Anda ditolak pun sangat kecil. Tapi yang sedikit sulit adalah masa transisi. Saya hanya bilang SEDIKIT, jadi dengan SEDIKIT latihan pula, maka Anda akan mahir.

Direct cocok bagi Anda yang sudah PD dan mempunyai value yang cukup tinggi. Saya tidak akan mebahas banyak tentang Value, karena hal ini akan ada di Workshop saya selanjutnya.

Selain dari diri Anda, situasi juga agak berpengaruh. Ketika Anda berada di High State Situation, seperti Club atau Mall yang ramai, maka Anda bisa langsung hajar dengan Direct.

Kalau Anda sedang berada di Low State Situation, maka Anda akan lebih berhasil dengan Indirect.

Saya sama sekali tidak mengagungkan salah satu diantara keduanya, saya sampai sekarang masih memakai keduanya dan saya juga menyarankan Anda untuk mencoba keduanya.

Kalau ditanya, saya lebih SITUASIONAL dan tergantung MOOD saya. Apabila saya sedang ingin Direct, maka saya akan langsung saja, tapi apabila saya ingin lebih santai, maka saya akan menggunakan Indirect.

Saya akan post semua tentang Direct dan Indirect. Tunggu saja tanggal mainnya.
πŸ™‚

MasterMind

Comments
  1. gw pernah trauma ngeHit, gara – gara si cewe dalam mode tempur …πŸ˜€,
    tapi sekarang dah tau alasannya kenapa mreka gitu, jadi ngak trauma lagi deeh.

    Nice brother
    Tambah keren tulisannya

  2. inSANE says:

    Wow… πŸ™‚

  3. sawipahit says:

    yg mana aja ga masalah. tp klo gw indirect gw gunakan bwt pemanasan doank. hha.

  4. Deyka says:

    Whoa . .
    Tambah hebat lu man.
    Keren keren.

  5. Adi Levioza says:

    Nice bro. Btw, ijin Copas buat blog jva ya

    Ma sekalian tukeran link. Link kesini dah tak pasang di blog jva

    Confirm please !

    Thanks

  6. fadli says:

    Bro ktnya lw kan pernah di pw, klo d pw direct approach merupakan cara yg amat sangat diwajibkan dalam approaching, nah sedangkan kalo di Hs justru Indirect yg dianjurkan, alasan dr Pw karna direct approach menjamin bahwa si cw itu yg tertarik sama kita , sedangkan indirect approach itu hanya membuat cw itu tertarik sama “Cara” kita approach bukan tertarik sama kitanya,, mohon kejelasannya????

  7. 3w9 says:

    Salam kenal comment juga yaaaa>>>>>>

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s