Antara HS dan PW part 2

Posted: February 28, 2010 in Article
Tags: , , , , , ,

Setelah beberapa minggu sejak artikel saya yang mengupas sedikit tentang HS dan PW, maka saya sekarang akan mengupas tuntas tentang perbedaan dan mungkin persamaan antara kedua belah konsep terbesar di Indonesia.

versus

Dikarenakan beberapa kejadian belakangan ini, maka saya tidak akan menutupi sama sekali kenyataan yang ada di kedua belah konsep. Jadi, apabila Anda adalah fans berat salah satunya, saya sarankan untuk tidak membacanya lebih lanjut karena mungkin Anda akan menemukan kenyataan-kenyataan yang tidak pernah Anda ketahui bahkan bayangkan sebelumnya. Kenyataan yang terkabur karena perkataan dan tipu muslihat dari pihak yang kurang bertanggung jawab.

Sebelum saya masuk ke inti artikel saya kali ini, saya ingin mengingatkan kepada Anda bahwa saya mengenal HS pada tahun akhir 2007 dan PW pada 2008 awal. Saya sempat menjadi orang kepercayaan Ronald Frank, baik sebagai President Jogja Lair dan sebagai moderator(lalu admin) forum PW yang cukup fenomenal itu. Setelah setahun lebih memakai konsep PW yang luar biasa dan setelah saya mengundurkan diri dari dunia PW, saya berkenalan lebih lanjut kepada HS. Entah kenapa, baru November 2009 saya mengikuti HSMS dan mengenal para instructor HS, saya merasa sudah seperti saudara sendiri. Mereka sangat baik terhadap seorang Honji yang baru saja muncul di permukaan HS.

Apa yang akan saya beberkan disini adalah kenyataan yang ada di lapangan, bukan sama sekali karena saya yang mengada-ada. Kalau Anda berpikiran terbuka dan dewasa, maka saya yakin Anda akan merasakan indahnya perbedaan, tapi apabila Anda berpikiran menggunakan emosi seperti seorang wanita (menurut teori yang mengatakan bahwa Pria dikendalikan logika dan Wanita dikendalikan emosi), maka, hmmm, biar waktu saja yang menjawab.

Baiklah, tanpa berbicara panjang lebar, silahkan Anda menyeruput secangkir kopi dan siapkan beberapa makanan ringan karena apa yang akan Anda baca akan terasa sedikit lama dan jauh, tapi saya jamin Anda akan terpuaskan akan dahaga Anda tentang perbedaan yang sering menjadi pembicaraan banyak orang.

1. Fokus Pembelajaran

A. HS
Ketika Anda mengikuti dan belajar konsep ini, maka Anda akan mendapatkan sedikit sekali pengertian dan seluk beluk tentang otak wanita. Disini Anda akan dikonsentrasikan kepada diri Anda sendiri terlebih dahulu tanpa memikirkan tentang wanita Anda. Kalau mengurus diri sendiri saja belum becus, mana mungkin bisa mengurus wanita (honji).

B. PW
Anda akan banyak sekali menemukan tentang apa sih yang ada di otak wanita dan segala macam kelakuannya. Jadi apabila Anda memang ingin mengerti banyak tentang wanita, maka Anda layak mencobanya.

Kesimpulan:
Kalau Anda memang masih hancur total, maka saya sarankan Anda untuk belajar HS terlebih dahulu, karena konsep ini benar-benar terkonsentrasi pada pengembangan diri Anda terlebih dahulu daripada memikirkan tentang wanita idaman Anda. Ketika Anda sudah banyak mengerti dan peka terhadap diri Anda, maka Anda bisa sedikit belajar tentang lawan jenis Anda.

2. Tujuan

A. HS
F3 (Fuck For Free) atau ONS (One Night Stand) sama sekali tidak ada di otak dalam konsep ini. HS sama sekali menganjurkan hubungan yang sehat dan tidak bercabang. Kalau memang tujuan Anda hanya Seks, maka Anda tidak perlu belajar HS. Karena Anda bisa mengalokasikan dana pelatihan Anda untuk pergi ke lokalisasi di kota Anda. Sekali lagi, Self Improvement adalah hal yang utama di HS.

B. PW
Selama saya belajar konsep ini, tidak ada juga yang menganjurakan Anda untuk menjadi seorang penjahat kelamin yang bercinta dan membuang benih Anda dimanapun Anda berada. Mindset sebagai Pria Idaman sangat tidak menganjurkan Anda untuk hanya sekedar ONS.

Kesimpulan :
Tidak ada konsep di Indonesia yang hanya mengandalkan tehnik untuk sekedar F3 atau ONS saja. Apabila ada pengguna konsep yang menyalahgunakannya, maka sangat tidak dewasa apabila Anda menyalahkan sang penemu konsep. Anda akan menyalahkan sang Bomber bom bali daripada menyalahkan sang penemu bom kala itu bukan?

3. Tehnik

A. HS
Kalau Anda menginginkan tehnik dahsyat atau instant, maka Anda hanya akan menemukan sedikit di konsep ini. Saya sangat menganjurkan bagi Anda para penggila tehnik dahsyat untuk tidak mencicipinya karena Anda hanya akan sedikit menemukannya disini. HS akan menciptakan pribadi yang dengan sendirinya menciptakan tehnik-tehnik orisinil dan tidak manipulatif serta memakai sekedar topeng dari para pengikut dan penggunanya.

B. PW
Saat saya belajar konsep ini, saya menemukan banyak sekali tehnik-tehnik yang sangat luar biasa memang. Tehnik dan tips yang diberikan memang sangat segar dan mengejutkan sehingga terkadang saya tidak percaya. Tapi Anda bisa terjebak dalam indahnya tehnik-tehnik dahsyat tersebut. Hal ini cukup krusial dan dalam, maka saya akan bahas sampai disini saja. Tentu tidak ada salahnya Anda mempelajari banyak tehnik juga, bukan? Jadi saya tidak menganjurkan untuk tidak belajar tehnik, karena terkadang tehnik dahsyat juga diperlukan. Tentunya setelah karakter Anda sudah terbentuk dengan baik. Percuma saja Anda mempunyai AK47 tapi cara menarik pelatuk saja Anda tidak bisa.

Kesimpulan:
Saya melihat banyak Pria teman saya yang JADI dan BERHASIL ketika mereka mempelajari HS, baru kemudian PW, daripada sebaliknya Anda harus pahami bahwa bukan berarti HS jelek, PW bagus atau sebaliknya. Tapi saya sarankan bagi Anda untuk mencicipi kedua belah konsep dengan HS sebagai pendahuluannya. Setelah Anda belajar HS dan menguasai diri Anda, barulah Anda akan semakin gila dengan konsep PW yang tak kalah dahsyatnya. Tapi kalau Anda sudah merasa cukup dengan HS atau PW saja, itu juga tidak masalah. Atau Anda tertarik oleh MMM yang mengadaptasi, mencampur dan menambahkan bumbu pelengkap?

4. Tehnik Pelengkap

A. HS
Di HS ada J2, Story Telling, Tango, dsb. Hal ini hanyalah sebagai pelengkap dalam hal Anda bersosialisasi. Tidak banyak yang akan saya bahas disini.

B. PW
Anda akan mengenal Flirting, Kino, gambit, dsb. Ini juga hanya sebagai bahan pelengkap Anda dalam berkomunikasi.

Kesimpulan:
Akan Anda dapatkan di pelatihan masing-masing.

5. Sumber Inspirasi (menurut penulis)

A. HS
David de Angelo adalah sumber inspirasi dari konsep ini. Saya tidak berani memastikan, tapi ada banyak kemiripan antara kedua konsep tersebut. Anda saya sarankan untuk membaca “Double Your Dating” dan “Attraction isn’t a Choice” yang sangat luar biasa mengubah pola pikir saya beberapa tahun yang lalu.

B. PW
Juggler Method memiliki banyak kemiripan dengan konsep ini. Saya belum membaca secara keseluruhan e-book dari Juggler, tapi saya rasa Anda mungkin perlu membacanya juga untuk mengenalnya. Terutama e-booknya yang berjudul “Juggler Method- How to be a Pick Up Artist- A Practical Guide 3rd Edition.

Kesimpulan:
Baca saja e-book yang saya sebutkan di atas dan resapi persamaan dan perbedaannya.

6. Glossary

A. HS
Mengadaptasi dan mengubah term PUA luar sehingga terasa lebih fresh dan orisinil. Seperti J2, tango, P+, ngehit, ngarep, dll.

B. PW
Mengambil mentah-mentah term PUA luar sehingga mudah untuk mengambil contoh dari luar seperti Kino, IOI, IOD, Flirting, needy, dll.

7. Komunitas

A. HS
Di HS lebih disebut Brotherhood. Persaudaraan yang sangat hangat dan kental telah saya rasakan disini. Saya merasakan dan mendapatkan pelajaran berharga, yaitu bahwa orang hebat tidak selalu merasa hebat. Anda akan menemukan sekumpulan yang tersebar di pulau Jawa, seperti TPB di bandung, SAGA di Solo SAS di Semarang, G-Force di Jakarta dan tentunya, Jogja Venusian Artists di Jogjakarta. Yang membedakan dengan Lair yang ada di PW adalah, emm, Anda bisa mengetahui dengan cara menghubungi mereka.

B. PW
Hal yang sedikit berbeda ada di sini. Selain namanya yang menggunakan term PUA luar, yaitu nama kota dan diikuti kata ‘Lair’, di komnitas yang tersebar di seluruh Indonesia ini masih dikenal dengan istilah AMOG dan Flirting antar anggotanya. Saya tidak tahu tujuan dari AMOG untuk bercanda atau tidak, tapi ini adalah salah satu perbedaan dari kedua belah komunitas. Kalau dalam hal saling lempar flirting itu adalah salah satu hal yang sangat seru, tapi ada harus tetap ada aturannya juga sehingga konitas bisa lebih kompak dan solid. Saya sangat tahu bagaimana karakter Lair-Lair yang ada di Indonesia dan karakter para anggotanya. Sangat luar biasa gila dan hangat, baik Malang Lair, Surabaya Lair, Jogja Lair, Palembang Lair, dan Lair-Lair yang lain. Mereka semua sangat baik pada saya dan saya sangat mengagumi semua anggota Lair yang ada di Indonesia.

Kesimpulan:
Kalau memang Anda ingin mendapatkan teman-teman seperjuangan yang suportif, saya sangat menganjurkan Anda untuk bergabung dengan Brotherhood atau Lair terdekat di kota Anda karena saya yakin teman-teman yang ada di Brotherhhod atau Lair akan dengan senang hati membantu Anda

Anda sudah sampai di penghujung artikel ini yang mengulas sedikit-dan-belum-semua tentang HS dan PW. Saya tidak akan berhenti disini dan akan segera menghadirkan versi yang ketiga yang mungkin akan membahas lebih dalam tehnik-tehnik yang digunakan oleh kedua belah konsep. Tentunya bukan materi ekslusif yang hanya ada di masing –masing Seminar kedua belah konsep.

Saya berharap agar Anda lebih open minded dan peka terhadap realita-realita yang ada dan tidak mudah terprovokasi oleh pemberitaan yang kurang bertanggung jawab mengenai perbedaan-perbedaan yang ada.

Mengutip dari kata salah satu sahabat saya, Jexx, “Orang Indonesia itu sebenarnya pintar dan cerdas. Tapi yang membuat kurang bisa berkembang adalah ketidakmampuan dalam hal menerima dan menghargai perbedaan.”

Menyenangi dan menyukai serta menghormati perbedaan,

Honji MasterMind

Comments
  1. Roman Pavlyuchenko says:

    Pertamax..

    Wah, sgitu doank Nji, ditunggu bro perbedaan yg spesifik lagi

  2. Cross says:

    wah, SAGA disebut2.. :D
    Keren bro tulisannya.. Obyektif,bener2 terasa dari “pihak ketiga”. Lanjut kang… Ditunggu part3 nya..

  3. Kiddo says:

    Ahhh…. tergoda saya untuk berkomentar akan postingan Anda dan tergoda juga saya untuk mempelajari konsep HS lebih dalam lagi (^^)

    *hei belajar itu boleh darimana aja kan..? :D

  4. Nanz says:

    semoga membuka hati, pikiran, dan perasaan di kedua kubu.
    bahwasanya seatu perbedaan bila di kombinasikan akan menjadikan sesuatu yang baru yang mungkin lebih dahsyat. . .

    nice post broo. .
    tapi aku masi ngrasa kurang ya?? tambah lagi dong artikel bagian HS VS PW

  5. dstarlight says:

    jadi semangat neh bacanya, perbedaan itu emang menarik … :)

    still learning
    Ace dstarlight

  6. Frost says:

    Keren brother…
    membuka pikiran untuk sebuah perbedaan itu memang indah…
    lanjut part3 segera, sebelum saya membayar ninja(lagi) untuk memaksa anda posting…:D

  7. Jexx is back brother!!

    maaf karena mulai sibuknya mengejar berita jadi agak kurang bisa berbaur dengan brother brother yang lain.

    seperti yang pernah kita bahas sebelumnya, keindahan Taj Mahal terletak pada perbedaannya.

    salam hangat,

    U jexx Lancelot

  8. Lucifer_calls says:

    Lucifer_calls absen HADIR!!!

    wes suwi dab ora kumpul2 karo cah2 PW, ra weruh piye kabare..
    HS malah ra tau weruh… Wonten malang ono opo ora yo????

    mugo2 sesuk2 iso njalin silaturahmi karo bocah2 PW ugo kenalan marang bocah2 HS sing jarene luar biasa kuwi..

    salam hangat & salam kenal buat MMM (ditunggu gebrakan-nya di dunia Dating Coach Indonesia)

    LC
    Malang lair

  9. Adi Levioza says:

    Copas initiated :)

  10. izayoi says:

    Venusian Artist (MM) still the best

  11. Andra Bank says:

    i see…
    aku udah baca Part.1 sama Part.2 nya.
    aku pernah ber-HS ,, dan sekarang ber-PW.
    dan aku setuju semua yang kamu tulis, hon..

    PW juga banyak (dan mengutamakan) ngajarin soal FUNDAMENTAL,, tapi emang dasar si anak PW sendiri yang lebih menyukai ‘bagian’ TIPS n TRICK.
    haha!.. dasar…

    kayaknya aku mulai suka MMM nih,
    Andra Beng

  12. dimas says:

    wow hebat ente gan! berani bgd!
    tp skrg di pw udah gak ada amog2an bro, bnyk konsep2 baru hehe
    mindset na udh gak terlalu pua seperti dulu, lbih naturals:D

  13. hsmmdm says:

    setelah gw baca.,, beberapa hal terasa sedikit subjektif,., mungkin sumber dan isinya lebih akurat lagi.,,. ok nice info gan,.,

    • Mau yang lebih akurat?
      Bisa saja. Kan saya sudah mengikuti Hitman System Mega Seminar 2x dan Super Seminar dari PW sekali?
      Jadi saya sangat tahu kualitas dari kedua Seminar tersebut.
      Apa Anda sudah mencoba keduanya?
      Atau Anda ingin mencoba pelatihan saya?
      hmmm

  14. magneto royale says:

    awalnya kedua konsep baik HS dan PW menganut sistem PUA dan konsentrasi ke teknik, namun seiring waktu mereka pelan2 berubah menjadi konsep yang baru yang lebih baik . salah satunya adalah teknik boyfriend destroyer tidak lagi diajarkan

  15. iffed says:

    Walaupun saya cm baca artikel HS dan ikut seminar PW satu kali di Jogja, menurut saya pengajaran di PW terlalu advance bwt pemula. Sebaiknya diajarkan dulu bagaimana membangun kepribadian yang kokoh. Tepat sekali apa yg diutarakan Honji. Dan materi PW terkesan lebih vulgar, berbeda dengan HS yang menjunjung tinggi norma ketimuran.
    Di sini mungkin saya ingin menambahkan 2 perbedaan yang sangat kontras ketika saya berkenalan dengan kedua konsep tersebut:

    – HS:
    1. Dilarang keras menembak cewek.
    2. Love at first sight is SUCK!

    – PW:
    1. Tembaklah cewek ketika dia benar-benar telah menunjukkan tanda-tanda siap ditembak. Jangan takut gagal.
    2. Love at first sight is REAL!

    Dua hal di atas yang menurut saya menjadi perbedaan antara HS dan PW, dan sedikit banyak memberi pengaruh pemikiran kepada para alumni maupun pengikutnya.
    Mohon maaf klo ada salah2 kata.

    Murid xRon dan JKL
    Iffed Ken

  16. shin says:

    iya… mending bangn karakter diri sendri dulu….. nice post bro

  17. Edo says:

    Yang saya rasakan di HS lebih kental brotherhoodnya,
    kalo teknik dan konsep hampir sama tergantung kita sendiri, teknik bisa kita pelajari dari banyak ebook dan video,
    makasih, Jogja Venusian wait me..

  18. Deny says:

    Yang jelas kedua konsep tersebut tidak mengajarkan kita untuk menjadi alpha male jika kita memang bukan seorang yang alpha. Bisa kok jadi cowok yang “NICE GUY” tetep dapet yang 8 atau yang 9 sekalipun.Kita hanya perlu meng-upgrade personality kita.bukan begitu??
    BTW kenapa di HS atau PW masih memakai nama id ya?? sama seperti LOVESYSTEM, ada Savvoy, 5.0 , Future dsb.

    • Hmm, sebenarnya beberapa Alpha Male di Luar juga tidak terlalu congak seperti yang dinilai kok. Saya mengamati beberapa dari mereka. Kalau yg masalah nama alias, tanyakan saja langsung pada yang bersangkutan :)

      Thank’s for dropping by bro

  19. yulyanto says:

    nambah aja honji
    juggler ga pake flirting
    si juggle masih pake neg. . .

  20. Laguna says:

    Mana nih part 3nya!! :)
    Tambahan untuk Honji:
    1. Anak Twitter lebih suka HS. Anak Facebook lebih suka PW.
    2. HS punya official office sedangkan PW masih underground.
    3. Secara penampilan HS lebih keren, tapi sayang isi artikelnya kurang tuntas (kalo mau tuntas disuruh ikut workshop hehe).

  21. saya merasa ada tujuan positive di balik artikel bro honji ini.

    antara lain membuat kita PW/HS agar lebih bijaksana dan dewasa dalam menghadapi perbedaan, karena saat ini kerap terjadinya saling mencela,menyindir, menjatuhkan, dll. dari kedua kubu ini, terutama PW thd HS.

    perbedaan itu indah, bijaksanalah, dan jadilah pria dewasa yg open minded thd hal-hal yg belum benar-benar kita ketahui.

    nikmati dan menghormatilah perbedaan.

    anyway, nice article bro honji.
    i respect it.
    goodluck to M3. ;)

    Ridho Cahyo Utomo ”Rheedz”

    PIB-CIA/Bandunglair’s President
    Consultan & Founder of The Men’s World

  22. anggun says:

    sentakan lelucon+nge-hit yang keren

  23. Hahaha… bagi saya yang menarik bukan sekedar bahasan yang anda ungkapkan, tapi lebih pada bagaimana cara anda menyampaikan tentang sisi 2 kubu tanpa menyudutkan salah satu kubu; begitu ‘rapi’ … sukses kawan!

    sahabatmu,

    Hazmi Fuaddila

  24. ade-medan says:

    Betul juga ya. Saya setuju ! HS dulu baru PW.

    Tingkatkan dulu kemampuan bicara dengan wanita secara Indirect Approach tanpa ngarep no hp dulu (buat apa no hp kalo ngomong aja masih belepotan)

    baru kemudian kita bisa dengan PD nya melakukan Direct Approach secara Radical Honesty bahwa kita sejujurnya minta nomer HP dan pengen kenal lebih dekat.

    Nice Share

  25. Aditya says:

    Honji,I am your new fan :D

  26. qori says:

    Siapa yang memakai konsep “cinta adalah permainan”.. berarti dia menentang Kuasa Tuhan secara Blak.blakan..

  27. Eko kurnia says:

    gimana nih cara cari/ join seminar keduanya
    cz info xa tertutup bgt
    lokasi : Surabaya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s